Kecelakaan Kapal Makin Sering, Akurasi Data Penumpang Dinilai Krusial

Kecelakaan Kapal Makin Sering, Akurasi Data Penumpang Dinilai Krusial

Tingginya angka kecelakaan kapal di Indonesia mendorong pelaku industri pelayaran mendesak pemerintah untuk membenahi sistem pencatatan penumpang. Tanpa data yang akurat, penanganan korban saat musibah terjadi bisa terhambat dan memperburuk situasi darurat.

Gabungan Pengusaha Nasional Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (Gapasdap) — organisasi yang menaungi pengusaha transportasi perairan — menjadi salah satu pihak yang paling lantang menyuarakan perbaikan ini. Mereka menilai manifes penumpang, yakni daftar resmi nama dan identitas orang yang ada di atas kapal, harus diperlakukan lebih serius.

“Dalam situasi darurat, petugas membutuhkan informasi yang seakurat mungkin mengenai siapa dan berapa orang yang berada di atas kapal. Karena itu, manifest bukan hanya persoalan administrasi, tetapi merupakan salah satu bagian penting dari sistem keselamatan,” ujar Ketua Umum DPP Gapasdap Khoiri Soetomo, Senin (28/9/2026).

Khoiri juga menegaskan bahwa keselamatan di laut bukan semata tanggung jawab operator atau pengawas kapal saja. Ia menyebut seluruh pihak yang terlibat — mulai dari regulator, pengelola pelabuhan, awak kapal, perusahaan angkutan, hingga penumpang itu sendiri — harus ikut berperan dalam menjaga keselamatan pelayaran.

Pembenahan sistem manifes penumpang menjadi langkah kecil yang bisa berdampak besar, terutama ketika setiap detik dalam operasi pencarian dan penyelamatan begitu berharga.

Sumber: Liputan6

Jelajah Lainnya

Scroll to Top