
Muhammad Faqih Riyadi dan Karin Adzka Isfahany, siswa kelas XI dari Madrasah Aliyah Unggulan K.H. Abdul Wahab Hasbulloh (MAUWH) Tambakberas, Jombang, berhasil masuk babak final ICDL Digital Challenge 2026. Kompetisi ini akan diselenggarakan di Malaysia dan menguji kemampuan teknologi serta keterampilan digital peserta dari seluruh kawasan Asia Pasifik.
Kedua siswa mengikuti kompetisi di kategori berbeda. Karin berkompetisi dalam Business Track, sementara Faqih memilih Emerging Technologies Track. Pencapaian ini menjadi kesempatan bagi mereka untuk menampilkan kompetensi digital di tingkat internasional.
Persiapan menghadapi final melibatkan berbagai aspek, mulai dari penguasaan materi hingga kesiapan mental. Faqih menjelaskan, “Termasuk menjaga kesehatan serta dukungan dan doa orang tua, guru, serta semuanya.” Dia menganggap perjalanan ini bukan sekadar tentang meraih trofi, melainkan proses pembelajaran dan pembangunan disiplin diri.
Karin, sebagai santri di pondok pesantren, harus pandai membagi waktu antara kegiatan kompetisi dan rutinitas pesantren. Dia mengungkapkan perasaannya setelah lolos ke final: “Tentu bangga, terharu, dan sedikit kurang percaya bisa sampai di tahap sekarang, karena ini adalah kompetisi internasional pertama bagi saya dan membawa nama madrasah ke tingkat internasional.”
Kesuksesan kedua siswa ini tidak lepas dari peran guru pendamping Hermawan dan Dewi Mistika Sari, dukungan madrasah, serta bantuan PT Solusi Edukasi Internasional. Kepala MAUWH, Faizun, melihat pencapaian ini sebagai bukti komitmen madrasah dalam mengembangkan kompetensi digital siswa.
Jadwal kompetisi berlangsung bertahap sejak awal 2026. Babak penyisihan provinsi diadakan 2 Juni, dilanjutkan tingkat nasional 14 Juli untuk menentukan perwakilan terbaik per negara. Grand final berlangsung secara daring pada 5-26 Agustus 2026, dengan pengumuman pemenang dan pemberian medali di ICDL Asia Digital Literacy Day pada 20-22 Oktober 2026 di Johor Bahru, Malaysia.
Sumber: Antara News
Jelajah Lainnya

Darmawangsyah Resmi Pimpin Gowa, Gubernur Sulsel Tekankan Percepatan Infrastruktur

Desa Inggris yang Hilang 80 Tahun Muncul Kembali, Tarik Perhatian Wisatawan

Renang Lintas Selat Madura Jadi Cara Kreatif Bantu Nelayan Demak Hadapi Abrasi

