
Rektor Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) mengajukan permintaan khusus kepada Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution saat bertemu di kantor gubernur di Medan. Dia menginginkan kunjungan Gubernur bukan hanya sekadar formalitas, melainkan untuk memberikan ceramah dan motivasi langsung kepada para mahasiswa IPDN yang sedang disiapkan menjadi aparatur sipil negara.
“Tidak sekadar berkunjung, tapi pak gubernur juga diharapkan menjadi pemateri dan berbagi pengalaman sebagai kepala daerah untuk memberikan motivasi kepada para praja,” ujar Rektor Halilul Khairi. Harapan ini didasarkan pada peran Gubernur sebagai anggota Dewan Penyantun IPDN, sesuai arahan dari Menteri Dalam Negeri.
IPDN juga mengharapkan dukungan konkret dari pemerintah provinsi untuk menunjang kegiatan pendidikan dan pengembangan mahasiswanya. Rektor menerangkan bahwa lembaga telah mengunjungi beberapa lokasi di Sumatera, dan Sumut menjadi prioritas dalam membangun kemitraan ini.
Gubernur Bobby Nasution merespons positif rencana ini dan menyambut baik peran IPDN dalam menghasilkan pemimpin daerah yang berkualitas. Dia menyebutkan bahwa banyak lulusan IPDN telah berhasil menduduki posisi strategis di pemerintah provinsi dan kabupaten/kota di seluruh Sumatera Utara.
“Sumut adalah daerah terbesar di luar pulau Jawa. Selain wilayahnya yang luas, jumlah penduduknya mencapai 15 juta jiwa. Banyak pejabat kita di provinsi itu lulusan pendidikan IPDN,” ungkap Bobby. Namun, dia mengingatkan bahwa anggaran provinsi mengalami keterbatasan setelah berkurangnya alokasi dari pusat.
Gubernur menegaskan kesediaan pemerintah Sumut untuk mendukung kegiatan IPDN sesuai dengan kemampuan finansial dan peraturan yang berlaku. Komitmen ini menunjukkan upaya sinergi antara lembaga pendidikan pemerintah dan pemerintah daerah dalam menciptakan pemimpin masa depan yang kompeten.
Sumber: Antara News
Jelajah Lainnya

Lula Kembali Pimpin Brasil, Indonesia Lihat Peluang Perkuat Hubungan Bilateral

Pulau Sebesi Diguyur Abu Vulkanik Anak Krakatau, Warga Diminta Jaga Kesehatan

Taiwan Ancam Denda Turis yang Nekat Masuk Zona Berbahaya saat Topan Champi

