Banjir Bangkok Bikin CEO Thai Airways Dicopot, Ribuan Koper Penumpang Sempat Tertahan

Banjir Bangkok Bikin CEO Thai Airways Dicopot, Ribuan Koper Penumpang Sempat Tertahan

Banjir parah yang merendam Bangkok selama sepekan penuh ternyata berbuntut panjang bagi maskapai nasional Thailand. Thai Airways tidak hanya kewalahan mengurus operasional penerbangan, tapi juga harus melakukan pergantian orang nomor satu di perusahaan.

Dewan direksi Thai Airways resmi mencopot Chai Eamsiri dari kursi CEO pada Jumat, 2 Oktober 2026. Rapat khusus digelar hari itu juga, dan hasilnya Samrit Samniang — seorang direktur sekaligus anggota komite eksekutif — ditunjuk untuk mengisi posisi tersebut.

Pemicu utama keputusan ini adalah kekacauan operasional yang berlangsung hampir sepekan. Banjir yang mulai melanda Bangkok dan daerah sekitarnya sejak akhir September membuat banyak staf maskapai tidak bisa masuk kerja, sehingga penanganan bagasi, jadwal penerbangan, dan layanan di bandara semuanya terganggu.

Dampaknya terasa nyata bagi penumpang. Per 29 September, sebanyak 5.600 koper penumpang tercatat masih tertahan di Bandara Suvarnabhumi dan belum berhasil dikembalikan ke pemiliknya. Thai Airways terpaksa memangkas jadwal terbang: 15 penerbangan dibatalkan pada 1 Oktober dan 9 penerbangan lagi pada 2 Oktober.

Mulai 3 Oktober, jadwal penerbangan dijadwalkan kembali berjalan normal. Untuk membantu penumpang yang terdampak, maskapai membuka loket tiket di kantor pusat mereka di Jalan Vibhavadi Rangsit pada 3 dan 4 Oktober, beroperasi dari pukul 08.00 hingga 17.00 waktu setempat.

Pergantian kepemimpinan di tengah krisis ini menjadi sinyal serius bahwa dampak banjir Bangkok jauh melampaui genangan air — hingga mengguncang kursi pimpinan salah satu maskapai terbesar di Asia Tenggara.

Sumber: Detik Travel

Jelajah Lainnya

Scroll to Top