
Tiga institusi—Frans Seda Foundation, Yayasan Atma Jaya, dan Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya—berkolaborasi menggelar serangkaian acara mulai September 2026 untuk mengenang tokoh Frans Seda seratus tahun setelah kelahirannya. Agenda ini dirancang bukan hanya sebagai peringatan belaka, melainkan ajakan kepada generasi muda untuk mengamalkan nilai-nilai yang ditinggalkan Seda dalam kehidupan nyata.
Menurut Stefanus Ginting, Managing Director Frans Seda Foundation, warisan pemikiran Seda tetap berguna di era sekarang. Dia menekankan bahwa semangat untuk terus belajar, memimpin dengan integritas, mengabdi kepada sesama, dan bekerja demi Tuhan serta tanah air masih relevan. “Melalui perayaan ini, Frans Seda Foundation bersama Atma Jaya mengajak generasi penerus untuk tidak berhenti pada mengenang sejarah, tetapi mengubah inspirasi menjadi karya dan dampak nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.
Rektor Unika Atma Jaya Yuda Turana menyerukan agar semua pihak menjadikan Frans Seda sebagai contoh nyata dalam berkarya untuk Tuhan dan negara. Dia memandang peringatan seratus tahun ini bukan sekadar nostalgia, melainkan momentum menghidupkan kembali semangat pengabdian dalam kehidupan sehari-hari.
Acara dengan tema “Empowering the Next Generation” dihadirkan dalam format yang dekat dengan kaum muda, memanfaatkan teknologi AI, pertunjukan musik, dan drama. Mahasiswa, alumni, dan komunitas Atma Jaya akan tampil dalam drama musikal tentang perjalanan hidup Frans Seda, mulai dari masa kecil hingga saat menjabat sebagai menteri.
Selain pertunjukan, penyelenggara juga menggelar pameran bertajuk “Jejak Sejarah Frans Seda” dan seminar khusus berjudul “Kebijakan Ekonomi di Masa Sulit” dengan menghadirkan Menteri Keuangan Suahasil Nazara dan Mari Elka Pangestu. Peserta juga dapat mengikuti lomba karya cerita pendek, ilustrasi, dan konten kreatif berupa reels.
Frans Seda dikenal sebagai negarawan, pemimpin agama, dan tokoh pendidikan yang pemikirannya melampaui masanya. Dalam peran politiknya di era Presiden Soekarno dan Soeharto, dia konsisten mendorong pengembangan sumber daya manusia dan pendidikan sebagai fondasi pembangunan bangsa yang berkelanjutan.
Sumber: Antara News
Jelajah Lainnya

Lula Kembali Pimpin Brasil, Indonesia Lihat Peluang Perkuat Hubungan Bilateral

IPDN Minta Gubernur Sumut Berbagi Pengalaman Kepada Calon Pemimpin Daerah

Pulau Sebesi Diguyur Abu Vulkanik Anak Krakatau, Warga Diminta Jaga Kesehatan

