
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo memberikan kepastian bahwa gaji para Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP)—tenaga honorer yang bekerja untuk pemerintah daerah—akan segera diproses dan diharapkan masuk ke rekening mereka pada awal November 2026. Keterlambatan pembayaran terjadi karena pemerintah perlu menyesuaikan aturan penggajian PJLP dengan rencana anggaran daerah (APBD) 2026 yang baru saja disahkan.
Pramono menjelaskan bahwa PJLP sebelumnya mengacu pada Upah Minimum Provinsi (UMP) 2025. “Saya sudah menandatangani hal yang berkaitan dengan PJLP, karena problem utamanya sebenarnya PJLP ini diatur sesuai dengan UMP (Upah Minimum Provinsi) tahun 2025, sedangkan untuk mengatur APBD 2026, itu kan baru saja diketok beberapa waktu yang lalu,” ujarnya saat berada di RSUD Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pada Jumat.
Setelah APBD 2026 disahkan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kemudian mengeluarkan Peraturan Gubernur (Pergub) untuk menjadi dasar penyesuaian pembayaran gaji PJLP. Aturan ini juga berpedoman pada Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2026.
Pramono sudah menginstruksikan Sekretaris Daerah (Sekda) untuk mempercepat proses pembayaran. “Kemarin, saya sudah sampaikan kepada Pak Sekda untuk bisa diproses. Mudah-mudahan, awal November ini sudah bisa diterima oleh PJLP yang ada,” katanya.
Hingga Kamis, 29 Oktober pukul 17.00 WIB, pemerintah telah menerbitkan 3.643 Surat Penyediaan Dana (SPD)—dokumen yang memungkinkan pencairan dana anggaran. Pramono berharap proses pembayaran gaji tunggakan PJLP dapat dimulai seiring dengan penerbitan dokumen-dokumen tersebut.
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) DKI Jakarta Michael Rolandi sebelumnya mengungkapkan bahwa anggaran untuk menyesuaikan gaji PJLP dengan UMP 2026 telah dimasukkan ke dalam APBD Perubahan 2026. Namun, pencairan dana masih menunggu proses evaluasi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk memastikan semuanya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Sumber: Antara News
Jelajah Lainnya

Pemerintah Siapkan Impor 100 Ribu Sapi pada 2027 untuk Perkuat Industri Susu Lokal

Jawa Tengah Siapkan Program Pendampingan untuk Anak-anak Korban Penggeledahan Pesantren

Pameran Seni dari Sampah Plastik Bikin Pengunjung Berpikir Lebih Dalam tentang Lingkungan

