
Sebuah pameran seni unik sedang berlangsung di Bentara Budaya Jakarta, menampilkan 29 karya yang semuanya dibuat dari bahan sampah plastik dan limbah bekas. Pameran tunggal berjudul “Merengkuh Luka Peradaban” ini adalah hasil karya seniman Intan Dewi Sukawangi, yang mengubah material seperti kemasan makanan, sendok plastik, botol minuman, dan kawat bekas jemuran menjadi patung satwa, lukisan, dan instalasi seni yang menarik.
Salah satu karya yang mencuri perhatian pengunjung adalah “Ikan Sapu-sapu Pemakan Koruptor”, sebuah instalasi yang membawa pesan kuat. Pengunjung bernama Beni dari Jakarta Utara menjelaskan keunikan konsep ini: “Ikan sapu-sapu paling gong sih. Di habitatnya, ikan ini memiliki tugas untuk membersihkan lumut atau sisa-sisa makanan di perairan. Tapi di sini, ikan sapu-sapu dipamerkan untuk membersihkan sampah koruptor, unik juga dibuat pakai material sampah.” Pada karya tersebut tertera tulisan “Semua Akibat Ulah Manusia” yang membuat pengunjung merenungkan dampak limbah plastik sebagai produk kesalahan manusia.
Bukan hanya sekadar menikmati karya seni, pengunjung pameran ini justru pulang dengan banyak pertanyaan di benak mereka tentang tanggung jawab terhadap lingkungan. Pengunjung lain bernama Silvi yang datang bersama pasangannya menceritakan pengalamannya: “Niatnya ke sini jalan-jalan, eh pas mau pulang malah banyak pikiran. Tapi keren banget, sampah diubah jadi karya luar biasa, ini menjadi nilai positif yang bisa ditiru oleh pengunjung.”
Selvi melihat pameran ini sebagai inspirasi bahwa limbah tidak harus selalu berakhir di tempat pembuangan akhir, melainkan bisa dimanfaatkan kembali menjadi sesuatu yang bermakna dan indah. Pesan inilah yang tampak ingin disampaikan melalui setiap karya yang dipajang. Pameran “Merengkuh Luka Peradaban” dapat dikunjungi dari 23 Oktober hingga 13 November 2026, setiap hari pukul 10.00-18.00 WIB untuk siapa saja yang ingin merasakan pengalaman serupa.
Sumber: Detik Travel
Jelajah Lainnya

Pemerintah Siapkan Impor 100 Ribu Sapi pada 2027 untuk Perkuat Industri Susu Lokal

Jawa Tengah Siapkan Program Pendampingan untuk Anak-anak Korban Penggeledahan Pesantren

Bayi Lahir di Atas Kereta Sangkuriang, Dokter Penumpang Membantu Persalinan Darurat

