:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9378431/original/084114900_1792513368-1001779424.jpg)
Kapal penumpang KMP Batumandi mengalami kebakaran saat hendak bersandar di Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten. Peristiwa yang terjadi di perairan dekat Pulau Merak Besar, Selat Sunda ini mengakibatkan enam orang penumpang mengalami luka-luka dan harus dibawa ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan perawatan.
Meskipun terjadi kepanikan di kabin kapal saat api muncul, tidak ada satu pun penumpang yang meninggal dunia. Para penumpang berusaha menyelamatkan diri menggunakan berbagai cara, mulai dari pelampung, sekoci, hingga bantuan perahu nelayan yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry, Heru Widodo, menjelaskan kondisi korban saat itu. “Korban tadi ada enam orang, yang memang satu shock, karena situasinya chaos, ada yang sesak napas, ada yang luka ringan, ada yang dibawa ke puskesmas dan rumah sakit, sekarang sudah pulang ke rumahnya. Tidak ada (korban jiwa),” katanya pada Rabu, 21 Oktober 2026.
Pihak operator kapal telah menyiapkan bantuan untuk penumpang yang selamat. Mereka yang ingin segera pulang disediakan kendaraan untuk antar-jemput hingga ke rumah masing-masing, sementara yang memerlukan istirahat tambahan akan ditawarkan fasilitas penginapan.
Api yang membakar kapal sudah berhasil dipadamkan dan sedang dalam tahap pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik api tersisa. Proses investigasi dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dan kepolisian akan dilakukan setelah kondisi kapal benar-benar aman untuk diperiksa.
Sementara itu, pendataan kerugian penumpang atas kendaraan dan barang bawaan yang terbakar masih berlangsung. PT ASDP Indonesia Ferry bekerja sama dengan Jasa Raharja untuk memproses ganti rugi kepada setiap penumpang yang mengalami kerugian akibat kebakaran ini.
Sumber: Liputan6
Jelajah Lainnya

Lula Kembali Pimpin Brasil, Indonesia Lihat Peluang Perkuat Hubungan Bilateral

IPDN Minta Gubernur Sumut Berbagi Pengalaman Kepada Calon Pemimpin Daerah

Pulau Sebesi Diguyur Abu Vulkanik Anak Krakatau, Warga Diminta Jaga Kesehatan

