Ular Kecil Terjebak di Pesawat, Pencarian Memakan Waktu Lebih dari Sehari

Ular Kecil Terjebak di Pesawat, Pencarian Memakan Waktu Lebih dari Sehari

Sebuah insiden unik terjadi di Bandara Fukuoka Jepang ketika seekor ular kecil ditemukan bersembunyi di dalam kabin pesawat Japan Air Commuter (JAC). Penemuan ini memaksa maskapai membatalkan penerbangan menuju Kagoshima dan melakukan pencarian intensif selama lebih dari 24 jam.

Ular sepanjang 40 cm tersebut pertama kali terlihat pada Senin (19 Oktober 2026) saat pesawat sedang bersiap lepas landas. Petugas menyadari kehadiran hewan itu di sekitar bagian bawah kokpit, namun ular langsung menghilang sebelum bisa ditangkap. Karena posisi hewan tidak diketahui dengan pasti, maskapai memilih mengutamakan keselamatan dengan membatalkan penerbangan yang seharusnya berangkat pukul 12.50 waktu setempat.

Pembatalan ini berdampak pada sekitar 43 penumpang yang terpaksa menjalani perubahan rencana perjalanan mereka. Pencarian pada hari Senin tidak membuahkan hasil, sehingga operasional pesawat harus dihentikan sementara sampai hewan tersebut ditemukan dan kondisi pesawat dipastikan aman.

Upaya pencarian dilanjutkan pada hari Selasa (20 Oktober 2026). Seorang mekanik akhirnya menemukan ular tersebut sekitar pukul 13.00 waktu setempat tersembunyi di bawah karpet lorong kabin bagian belakang pesawat. Ular itu ditemukan dalam kondisi hidup setelah hilang dari pantauan selama lebih dari satu hari penuh.

Setelah ditangkap, ular diperiksa oleh seorang ahli dan diidentifikasi sebagai ular belang Jepang muda, atau dikenal dengan nama shimahebi (Elaphe quadrivirgata). Spesies asli Jepang ini tidak berbisa dan dapat tumbuh jauh lebih panjang dari ukuran individu yang ditemukan tersebut.

Japan Air Commuter menyatakan bahwa “pihaknya belum mengetahui bagaimana ular tersebut dapat masuk ke dalam pesawat.” Maskapai juga mengungkapkan bahwa kejadian seperti ini merupakan pengalaman pertama mereka. Kemungkinan ular masuk ketika pesawat berada di Bandara Izumo, Bandara Fukuoka, atau melalui jalur lain masih menjadi misteri yang belum terpecahkan.

Insiden ini menunjukkan betapa seriusnya protokol keselamatan penerbangan dalam menghadapi situasi tak terduga. Meskipun ular yang ditemukan termasuk jenis tidak berbisa, tindakan cepat dan preventif yang diambil maskapai mencerminkan komitmen mereka terhadap keamanan penumpang dan kru pesawat.

Sumber: Detik Travel

Jelajah Lainnya

Scroll to Top