
Sebuah video yang beredar di media sosial menunjukkan seorang pria berseragam ojek online menjual bensin dalam botol kepada wisatawan asing di kawasan Canggu. Harga yang ditawarkan mencapai Rp 200 ribu per botol, jauh di atas harga bensin normal di SPBU.
Kejadian ini menarik perhatian publik karena praktik semacam ini kerap terjadi di area wisata populer yang dikunjungi banyak turis internasional. Pedagang informal memanfaatkan ketidaktahuan pengunjung asing tentang harga pasar lokal untuk meraup keuntungan maksimal.
Canggu sendiri adalah destinasi wisata terkenal di Bali yang menarik ribuan turis setiap tahunnya. Kawasan ini dikenal sebagai pusat belanja, kuliner, dan hiburan malam, sehingga menjadi tempat yang strategis bagi berbagai aktivitas penjualan informal termasuk penjualan bensin eceran.
Praktik jual-beli bensin secara informal di pinggir jalan memang umum ditemui di beberapa wilayah wisata Indonesia, terutama ketika turis kesulitan menemukan SPBU terdekat atau membutuhkan bensin dalam jumlah kecil untuk kendaraan mereka.
Viral-nya video ini membuka percakapan tentang perlunya regulasi lebih ketat terhadap penjualan BBM ilegal di area wisata, sekaligus edukasi kepada wisatawan asing agar lebih waspada dengan penawaran yang terlalu mahal dibandingkan harga pasar sebenarnya.
Sumber: Detik Travel
Jelajah Lainnya

Dewan Pers Anugerahi Empat Kategori Penghargaan, Najwa Shihab dan Mahfud MD Raih Gelar Tertinggi

Minibus Wisatawan Rem Blong di Tikungan Tajam Pacet, 8 Orang Luka

Trans Snow World Buka Promo Tiket Murah di 3 Kota, Termurah Rp 85 Ribu

