
Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto melakukan kunjungan ke Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu lalu, untuk menghormati Marsinah, seorang aktivis buruh yang diakui sebagai pahlawan nasional. Ziarah ini bukan sekadar doa biasa, tetapi bagian dari upaya polisi untuk terhubung lebih dekat dengan berbagai lapisan masyarakat.
Di lokasi makam, Kapolri bersama rombongan yang terdiri dari Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Dekananto Eko Purwono, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dan Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea mengikuti doa bersama dan melakukan tabur bunga. Kehadiran tokoh-tokoh dari berbagai sektor ini menunjukkan pentingnya penghargaan terhadap warisan perjuangan pekerja di Indonesia.
Setelah menyelesaikan doa di makam, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro. Di sana, Kapolri menelusuri berbagai koleksi museum yang mencakup dokumentasi lengkap tentang kehidupan dan perjuangan Marsinah dalam memperjuangkan hak-hak pekerja.
Museum ini telah diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto pada 16 Mei 2026 dan berfungsi sebagai tempat edukasi sejarah bagi masyarakat. Melalui koleksi-koleksi tersebut, pengunjung dapat memahami lebih dalam tentang nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan sosial yang diperjuangkan oleh Marsinah selama hidupnya.
Kunjungan Kapolri ke Nganjuk merupakan bagian dari rangkaian kegiatannya di Jawa Timur yang dirancang untuk memperkuat hubungan dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk kalangan pekerja. Setelah menyelesaikan kegiatan di Nganjuk, rombongan Kapolri melanjutkan perjalanan ke Surabaya untuk agenda berikutnya.
Sumber: Antara News
Jelajah Lainnya

Dewan Pers Anugerahi Empat Kategori Penghargaan, Najwa Shihab dan Mahfud MD Raih Gelar Tertinggi

Minibus Wisatawan Rem Blong di Tikungan Tajam Pacet, 8 Orang Luka

Trans Snow World Buka Promo Tiket Murah di 3 Kota, Termurah Rp 85 Ribu

