
Kualitas udara di Malaysia memburuk akibat kabut asap yang berasal dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia. Dampak polusi lintas negara ini cukup signifikan hingga mempengaruhi operasional transportasi udara di negara jiran.
Maskapai Firefly terpaksa menyesuaikan jadwal operasional beberapa rute penerbangannya untuk mengantisipasi kondisi udara yang buruk. Penyesuaian ini akan berlaku hingga 16 Oktober, menunjukkan besarnya pengaruh asap terhadap kelancaran penerbangan.
Insiden ini menggambarkan bagaimana bencana alam yang terjadi di satu negara dapat berdampak lintas batas dan mengganggu aktivitas ekonomi di wilayah sekitarnya. Kabut asap dari karhutla Indonesia bukan hanya menjadi masalah kesehatan dan lingkungan lokal, tetapi juga memengaruhi sektor transportasi udara regional.
Sumber: Detik Travel
Jelajah Lainnya

Dewan Pers Anugerahi Empat Kategori Penghargaan, Najwa Shihab dan Mahfud MD Raih Gelar Tertinggi

Minibus Wisatawan Rem Blong di Tikungan Tajam Pacet, 8 Orang Luka

Trans Snow World Buka Promo Tiket Murah di 3 Kota, Termurah Rp 85 Ribu

