Hujan Deras Picu Longsor di Jember, Seorang Warga Terjatuh 15 Meter saat Selamatkan Barang

Hujan Deras Picu Longsor di Jember, Seorang Warga Terjatuh 15 Meter saat Selamatkan Barang

Kawasan bantaran sungai di Jember mengalami bencana tanah longsor setelah diguyur hujan deras. Peristiwa yang terjadi di Jalan Cokroaminoto Gang V, Kelurahan Jember Kidul, Kecamatan Kaliwates ini menimbulkan kerusakan serius pada infrastruktur dan rumah warga.

Dampak langsung dari longsor mencakup putusnya akses jembatan penghubung antarlingkungan sepanjang 7,3 meter dan lebar 1,6 meter. Tiga unit rumah yang berada di tepi sungai juga mengalami kerusakan parah, terutama pada bagian dapur akibat tergerusnya tebing.

Kepala BPBD Jember Edy Budi Susilo menjelaskan bahwa bencana dipicu oleh intensitas curah hujan yang tinggi. Dia menyebutkan, “Akibat kejadian ini, jembatan penghubung antara RT 1/RW 34 ke RT 1/RW 31 ambruk dengan panjang 7,3 meter dan lebar 1,6 meter. Selain itu, tiga rumah warga di bantaran sungai mengalami kerusakan parah di bagian dapur.”

Tiga kepala keluarga teridentifikasi sebagai korban. Nurhani mengalami kerusakan rumah sepanjang 3,6 meter, Hari Purnomo dengan tebing ambrol sepanjang 4 meter, dan Lui Hari Kusyanto mengalami kerusakan ringan pada dapur.

Saat proses evakuasi, terjadi insiden yang mendebarkan ketika seorang warga bernama Rut Kristiani terjatuh ke lubang longsor sedalam 15 meter. Dia berusaha menyelamatkan barang berharganya saat kepanikan melanda.

Meski mengalami luka lecet di kaki dan siku, Rut Kristiani berhasil selamat. Dia segera dirawat secara medis untuk mendapatkan penanganan intensif atas luka-lukanya.

Tim Reaksi Cepat BPBD Jember langsung bergerak setelah menerima laporan. Sebagai pencegahan longsor susulan, petugas memasang terpal pelindung di sepanjang tebing yang rentan erosi karena rembesan air hujan.

BPBD Jember menyalurkan bantuan darurat berupa paket sembako, sandang, perlengkapan kebersihan, makanan siap saji, peralatan dapur, selimut, dan terpal tambahan kepada seluruh korban yang terdampak.

Mengingat potensi cuaca ekstrem masih berlanjut, BPBD mengimbau warga di bantaran sungai dan zona rawan bencana untuk meningkatkan kewaspadaan. Mereka diminta menghindari area longsoran dan mengurangi aktivitas di lokasi berbahaya demi keselamatan bersama.

Sumber: Liputan6

Jelajah Lainnya

Scroll to Top