
Selama dua hari penuh, kawasan Jalan Veteran hingga Alun-Alun Batang di Jawa Tengah berubah menjadi pusat keramaian ekonomi rakyat. Karnaval Kuliner dan Festival UMKM 2026 resmi digelar pada Sabtu hingga Minggu, 11 Oktober 2026, dengan menampilkan 70 stan dari para pelaku usaha kecil dan menengah setempat.
Pemerintah Kabupaten Batang menjadi penggagas acara ini dengan tujuan yang lebih dari sekadar pesta rakyat biasa. Ada tiga sasaran besar yang ingin dicapai: memperluas akses pasar bagi pelaku usaha lokal, mendorong peningkatan kualitas produk agar siap bersaing, serta mengangkat potensi daerah ke level regional dan nasional.
“Banyak pilihan yang dihadirkan untuk menampilkan aneka produk unggulan daerah mulai dari kerajinan tangan hingga olahan pangan,” kata Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Batang Sri Purwaningsih. Ia menegaskan festival ini dirancang sebagai bagian dari strategi pembangunan ekonomi daerah, bukan sekadar hiburan musiman.
Beragam produk khas Batang turut meramaikan pameran, mulai dari Batik Rifaiyah dan Batik Batangan, aneka kerajinan tangan, kuliner tradisional, minuman rempah, olahan ikan bergizi tinggi, hingga hasil panen pertanian lokal. Pengunjung pun diberi pilihan untuk berbelanja langsung dari tangan para pembuatnya.
“Melalui sinergi ini, kami berharap para pelaku usaha lokal dapat meningkatkan volume transaksi sekaligus membangun jaringan bisnis yang lebih luas,” tambah Sri Purwaningsih. Di luar stan pameran, panitia juga menyediakan berbagai kegiatan gratis seperti senam massal, jalan sehat, lomba mewarnai untuk anak TK dan SD, pertunjukan marching band, hingga fun mini soccer. Festival ini menjadi bukti bahwa geliat ekonomi kreatif di daerah terus tumbuh dan layak mendapat perhatian lebih luas.
Sumber: Antara News
Jelajah Lainnya

Dewan Pers Anugerahi Empat Kategori Penghargaan, Najwa Shihab dan Mahfud MD Raih Gelar Tertinggi

Minibus Wisatawan Rem Blong di Tikungan Tajam Pacet, 8 Orang Luka

Trans Snow World Buka Promo Tiket Murah di 3 Kota, Termurah Rp 85 Ribu

